Rabu, 18 Februari 2009

ANEMIA

Anemia, suatu keadaan dimana kadar hemoglobin atau sel darah merah dalam darah sangat rendah. Hemoglobin adalah senyawa dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut zat oksigen ke dalam sel-sel tubuh.

Gejalanya:

  1. Kulit/bibir/lidah/kuku/kelopak dalam mata pucat
  2. Mudah lelah, lesu
  3. Pusing, mudah pingsan
  4. Sesak napas, terutama setelah olahraga
  5. Denyut jantung cepat (Palpitasi)

Penyebab umum:

  1. Kurang zat besi dan atau vitamin B12 dalam diet
  2. Kehilangan darah, seperti mimisan (pendarahan hidung secara spontan)
  3. Menstruasi berat, wasir berdarah, pendarahan tukak lambung
  4. Kehamilan karena dibutuhkan lebih banyak zat besi bagi pertumbuhan janin
  5. Gangguan produksi hemoglobin karena faktor keturunan misalnya Talasemia, yaitu kelainan darah (Pada Talasemia ringan hanya terjadi anemia ringan yang jarang menjadi keluhan penderita. Talasemia berat, ditemukan gangguan bentuk tulang dan anemia berat sehingga membutuhkan tranfusi darah setiap bulan.

Produk yang digunakan:
  • K-LINK KINO
Dosis: gunakan sebanyak 2-3 dos ditempatkan ditelapak kaki bagian atas untuk membersihkan racun penyebab kekurangan darah.
Dikonsumsi bersama dengan:
  • K-LIQUID ORGANIC SPIRULINA

Dosis: 1-2 x 1 sachet/hari waktu pagi dan malam pada saat perut kosong. Berguna sebagai bahan pembentuk sel-sel darah merah dan darah putih.

  • UIE K-LIQUID CHLOROPHYLL
Dosis: 1-3 x 1 sloki dicampur dengan 1 gelas air (250 cc), diminum setengah jam sebelum makan tujuannya untuk detoksifikasi dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah untuk meningkatkan sistem metabolisme dan pertumbuhan sel-sel darah.
Jika penyebab anemia karena kekurangan zat besi, maka disarankan untuk banyak konsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti daging, hati, kacang-kacangan kering, buah-buahan kering, sayur hijau dan gandum.

Senin, 09 Februari 2009

Kolesterol (Lemak Darah)

Kolesterol adalah suatu bahan lemak yang terjadi secara alamiah dalam tubuh manusia. Kolesterol membentuk dinding bagian dalam sel tubuh dan setiap jaringan yang dibutuhkan untuk pembentukan hormon yang penting.
Jika kadar kolesterol dalam tubuh meningkat maka ia akan menumpuk di dinding arteri/pembuluh darah. Keadaan ini yang disebut artherosklerosis. Penumpukan kolesterol di dinding pembuluh darah dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah arteri sehingga dapat menyebabkan serangan jantung dan pendarahan otak.
Penyebabnya
  • Jenis makanan yang kaya akan lemak jenuh, lemak hewani, mentega, telur dan makanan seafood, minyak, telur yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
  • Kurang sayuran dan buah-buahan.
Pencegahannya
  • Diet rendah lemak dan pola makan yang seimbang.
  • Kurangi makanan berlemak. Lemak hewan diganti dengan minyak sayur.
  • Perbanyak makan yang dikukus, ditim dan direbus dibanding makanan yang dogoreng.
  • Berhenti merokok.
  • Jaga berat badan agar tetap ideal sesuai dengan usia.
  • Olahraga secara rutin.
Produk yang dapat digunakan untuk mengatasi kolesterol
  • K-LINK KINO

minimal 2-3 box untuk penggunaan awal.

  • UIE K-Liquid Chlorophyll
Dosis: 3x1 sloki dilarutkan dalam 1 gelas air perhari. Meningkatkan kadar oksigen darah, penyeimbang metabolisme lemak dalam tubuh.
  • OmegaSqua
Dosis: 2 x 1-2 kapsul lunak sehari, dianjurkan mengkonsumsinya 5-6 bulan secara berturut. Untuk memelihara agar dapat mengendalikan kolesterol dan gula tubuh tetap normal.
  • K-Sauda VCO
Dosis: diminum 2 x 1 kapsul sehari, untuk menurunkan kadar kolesterol dalam hati.
  • K-Ayulite
Dosis: 2x2 kapsul sesudah makan, untuk memperbaiki metabolisme lemak di hati.
  • Gamat Extract
Dosis: Diminum 1 sloki 1-2 x sehari, selama mungkin. Tujuan, untuk meregenerasi sel-sel mati sehingga diharapkan sebagian akan berfungsi normal lagi.